Sabtu, 26 Februari 2011

Asmaul Husna

DALIL NAQLI YANG MENERANGKAN ASMAUL HUSNA
Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi saw.
عن  ابي هر يرة ان رسول الله صل الله عليه و سلم قال ان لله تسعة وتسعين اسما اوما ئة الا واحدا من احصاهاد خل الجنة (رواه  البخاري ومسلم)
Artinya:Dari abi hurairah Rasulullah saw bersabda: sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, yaitu seratus kurang satu; barang siapa yang menghitungnya (menghafalnya) ia masuk surga.” (HR Bukhari dan Muslim)


 Allah SWT. Berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Hasyr Ayat: 24.
هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Artinya: Dialah Allah yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang membentuk Rupa, yang mempunyai Asmaul Husna. Bertasbih kepadanya apa yang di langit dan bumi. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Pengertian Asmaul Husna                           
            Etimologi Asmaa'ul husna اسماء jamak dari اسم yang artinya nama-nama sedangkan الحسنى artinya yang baik atau yang indah, Terminologi Asma'ul Husna adalah nama nama milik Allah   yang baik lagi indah.
Sejak dulu para ulama telah banyak membahas dan menafsirkan nama-nama ini, karena nama-nama Allah adalah alamat kepada yang mesti kita ibadahi dengan sebenarnya. Meskipun timbul perbedaan pendapat tentang arti, makna, dan penafsirannya akan tetapi yang jelas adalah kita tidak boleh  dalam mempergunakan atau menyebut nama-nama Allah.[1]
Selain perbedaaan dalam mengartikan dan menafsirkan suatu nama terdapat pula perbedaan jumlah nama, ada yang menyebut 99, 100, 200, bahkan 1.000 bahkan 4.000 nama, namun menurut mereka, yang terpenting adalah hakikat Allah swt yang harus dipahami dan dimengerti oleh orang-orang yang beriman seperti Nabi Muhammad saw.[2]
Seluruh nama Allah bersifat Taufiqiyah, yaitu tidak ada ruang sedikitpun bagi akal untuk menentukannya. Akal kita tidak mungkin sampai pada segala sesuatu yang menyangkut hak Allah seperti dalam masalah nama-nama-Nya.[3]
 ASMAUL HUSNA DARI 99 ASMAUL HUSNAH
  1. Ar-Rahman (Maha Pemurah)
Ar-Rahman artinya yang mempunyai rahmat yang luas untuk seluruh makhluq tanpa terkecuali muslim dan non muslim yang diberikan didunia ini, meliputi rizky jalan hidup dan seluruh urusan kebaikan.[4]
Dari nama-Nya Ar-Rahman, maka Rahmat-Nya menghalangi-Nya untuk membiyarkan hamba-Nya begitu saja, tidak mengenalkan mereka apa yang dapat digunakan untuk memperoleh kesempurnaan (sebagai hamba). Maka nama ini menyiratkan adanya pengutusan para rasul, dan turunnya kitab-kitab, karena nama ini tidak hanya sekedar menurunkan hujan, menumbuhkan tanaman, dan mengeluarkan biji-bijian, nama ini tidak sekedar mewujudkan tubuh atau jasad tetapi lebih terwujudnya kehidupan hati atau ruh seorang hamba.
Sedangkan orang awam memahami nama ini sekedar arti tekstual tapi bagi ulul albab (orang-orng yang berakal sempurna) mampu memahami nam ini secar konstekstual.[5]
Didalam surat Al-Fatihah: 3
Didalam surat Al-Ahzab: 43
Didalam surat Al-A’raaf: 156
Didalam surat Al-Baqoroh: 163
وَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ لا إِلَهَ إِلاهُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ
Artinya: “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (Didalam surat Al-Baqoroh: 163)
Khasiat Ar-Rahman: Membaca nama Allah Ya Rahman ya Rohim sebanyak 100 kali setiap selesai melaksanakan sholat wajib akan terpelihara dari kealpaan, kalalaian dan terhindar dari sifat keras kepala.[6] 
Lafadz Ar-Rahman diualang dalam al-Qur’an sebanyak 50 kali
Wujud Ar-Rahman-Nya:
-          Rahmat yang agung dan paling  besar adalah wahyu Allah al-Qur’an yang diturunkan kepada nabi Muhammad s.a.w didalam surat An-Nahl: 89
-          Taurat kepada nabi Musa a.s, didalam surat Al-A’raaf: 154
-          Ilmu, didalam surat Al-Kahfi: 65
-          Rahmat yang diberikan Allah kepada orang-orang mu’min yaitu dihindarkan dari siksa yang akan menimpa orang-orang kafir, didalam surat Huud: 58, dan surat Huud: 94
-          Turunya hujan, tanaman, air, beragam suku bangsa, dll. Didalam surat Ar-Ruum: 50
-          Membaca Al-Qur’an, didalam surat Al-A’raaf: 204 

  1. Ar-Rahim (Maha Penyayang)
Ar-Rahim artinya pelaku rahmat yang sangat penyayang kepada orang yang beriman, yang memberikan rahmat secara khusus kepada orang beriman di akhirat, (khusus bagi orang muslim).[7] 
Didalam surat Al-Fatihah: 3
Didalam surat Al-Baqoroh: 143
Didalam surat Asy-Syuaraa’: 191
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
Artinya: “Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.”
Khasiat Ar-Rohim: Membacanya sebanyak 100 kali setelah sholat shubuh maka dia akan mendapatkan kasih sayang dari semua makhluq.
Lafazd ar-rahim diulang dalam al-qur’an lebih dari 90 kali.[8]

Wujud Ar-Rahim-Nya:
-          Allah adalah Dzat yang paling mengasihi, didalam surat Al-A’raaf: 151
-          Allah adalah sebaik-baiknya penjaga dan penyayang, didalam surat Yusuf: 64
-          Allah adalah sebaik-baik Dzat yang merahmati, didalam surat al-Mu’minun: 109 dan Al-Mu’minun: 118
-          Allah adalah pemilik rahmat yang sebenarnya dan sangat luas, didalam surat Al-An’am: 133, surat Al-An’am:  147, dan surat Al-Kahfi:58        

  1. Al-Malik (Maha Raja)
Al-Malik artinya Allah adalah dzat yang merajai dan menguasai semua makhluk-Nya. Semua yang ada dijagat raya ini adalah makhluk ciptaan-Nya. Karena hanya Allah Maha Kuasa.[9]
Didalam surat Al-Hasyr: 23
Didalam surat Al-Mu’minun: 116
Didalam surat Al-Ma’idah: 17
وَاذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْوَمِيثَاقَهُ الَّذِي وَاثَقَكُمْ بِهِ إِذْ قُلْتُمْ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Artinya: “Dan ingatlah karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya yang telah diikat-Nya dengan kamu, ketika kamu mengatakan: "Kami dengar dan kami taati". Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui isi hati (mu).”

Menurut hadist, Nabi Khidhir a.s mengajarkan do’a sebagai berikut:
اللهم انت الملك الحق الذى لااله الاانت ياالله ياسلام ياشافى
Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Maha Raja, Maha Benar, tidak ada Tuhan selain Engkau. Ya Allah Yang Maha Menyelamatkan Yang Maha Menyembuhkan.”

Khasiat Al-Malik: Membaca Al-Malik 99 kali sesudah sholat shubuh, dia akan disegani oleh kawan-kawannyadaan mendapat posisi terhormat di tempat kerjanya.[10]


Wujud Al-Malik-Nya:
-          Kekuasaan Allah atas kapan datanngnya kematian kita di tangan-Nya, didalam surat Ali-Imram: 185
-          Rahasia kapan datangnya hari kiamat, didalam surat Al’An’am: 73
-          Kekuasaan Allah menghilangkan dan menghancurkan semua yang hidup, didalam surat Az-Zumar: 67
-          Raja hari kiamat, didalam surat Ghofir: 40
-          Allah mengantikan langit dan bumi dengan langit dan bumi yang lain, didalam surat Ibrahim: 48
   
  1. Al Quddus (Maha Suci)
Al-Quddus artinya Dzat yang maha suci dan semua sifat yang ditangkap oleh panca indra, digambarkan dalam khayalan, dugaan, dan apa yang terlintas dalam hati dan pikiran.[11]
Didalam surat Al-Jumu’ah: 1
Didalam surat Al-Baqoroh: 87
وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَوَقَفَّيْنَا مِنْ بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ وَآتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ وَأَيَّدْنَاهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ أَفَكُلَّمَا جَاءَكُمْ رَسُولٌ بِمَا لا تَهْوَى أَنْفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقًا كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقًا تَقْتُلُونَ
Artinya: “Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada `Isa putra Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul-Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?.”
Khasiat Al-Quddus: Membacanya 100 kali sehari, hatinya akan terbebas dari semua pikiran dan perhatian yang menimbulkan kesulitan, kekhawatiran dan penderitaan.[12]
Wujud Al-Quddus-Nya:
-          Mensucikan (bertasbih) Allah adalah bentuk ibadah yang paling agung, didalam surat AI-baqoroh: 30
-          Allah adalah raja kesucian, didalam surat Jumu’ah:1, dan Al-Hasyr: 23
-          Burung-burung sembahyang, dan bertasbih dengan cara mengembangkan sayapnya, didalam surat An-Nur: 41
-          Gunung-gunung dan burung-burung bertasbih bersama nabi Dawud a.s diwaktu petang dan pagi, didalam surat Shad: 18
-          Dzat Allah berhak untuk disucikankarena kesempurnaan Dzat dan sifat-Nya, Allah tidak berhak dinisbatkan dengan kepada sifat yang menunjukan kekurangan, misalnya dinisbatkan mempunyai anak dan sekutu, didalam surat Al-Ikhlas: 1-4

  1. As-Salam (Maha Penyelamat)
As-Salam artinya tuhan yang Dzat-Nya selamat dari segala cacat dan cela, selamat sifat-sifat-Nya dari segala kekurangan, serta selamat perbuatan-Nya dari segala kejelekan dan keburukan.[13]
Didalam surat Asy-Syuara’: 89
Didalam surat Al-an’am: 125
Didalam surat Yasin: 58
سَلامٌ قَوْلا مِنْ رَبٍّ رَحِيم
Artinya:”(Kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.”
Dalam do’anya Nabi saw bersabda:
اللهم انت السلا م ومنك السلا م واليك يعودالسلا م تبا ركت وتعاليت ياذالجلال والإكرام
Artinya: “Wahai Allah, engkaulah pemberi keselamatan, dari-Mu keselamatan, kepada-Mu kembali keselamatan, bertambahlah kebaikan-Mu dan Maha Luhur wahai Engkau Dzat Yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. 
Khasiat As-Salam: Membacanya 33 kali dalam setiap mengawali pekerjaan, insya Allah akan mencapai sukses dan selamat. Dan jika dibacakan untuk orang sakit 100x maka insya Allah akan mendapat ketenangan dan kesembuhan.[14]


Wujud Al-Salam-Nya:
-          Allah menyelamatkan dari sifat-sifat tercela; khianat, iri, dengki dendam, menghendaki kejelekan kepada orang lain, dan sifat lainnya.
-          Allah menyelamatkan anggota badannya dari dosa dan perbuatan haram
-          Allah menyelamatkan akalnya dari dari hal-hal yang merusaknya, serta selamat jiwanya dari nafsu syahwat dan kemarahannya
-          Allah memberikan keselamatan bagi hamba-Nya yang mau mengikiti petunjuk, didalam surat Thaha: 47-48 dan Al-A’am: 125
-          Allah akan memberikan keselamatan bagi setiap hamba-Nya sesuai dengan perbuatan masing-masing, didalam surat Al-Israa’: 15    
-          Allah menyelamatkan nabi Ibrahim a.s dari panasnya api yang membakar beliau, didalam surat Huud: 69
-          Allah memberikan selamat dan balasan surga kepada orang yang bersabar, didalam surat Al-Furqon: 75

  1. Al-Mu’min (Maha Pengaman)
Al-Mu’min artinya Allah adalah Dzat yang kepada-Nya dinisbatkan segala keamanan dan kesentosaan dengan memberikan sebab-sebabnya dan menutupi jalan hal-hal yang ditakutkan. Allah adalah al-mu’min yang muthlaq, karena hanya kepada-Nyalah keamanan dapat diraih dan Dia adalah pencipta keamanan, baik didunia maupun di akhirat.[15]  
Didalam surat Hasyr: 23
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لا إِلَهَ إِلاهُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Artinya: “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala keagungan, Maha Suci, Allah dari apa yang mereka persekutukan.”
Didalam surat Quraisy: 4
Khasiat Al-Mu’min: Membacanya 36 kali maka dia dan hartanya akan selamat, dan jika dibaca saat menghadapi kekerasan atau bahaya, maka insya Allah dia akan selamat.[16]
Wujud Al-Mu’min-Nya:
-          Allah memberikan rasa aman bagi hamba-Nya yang tidak mencampurkan iman mereka dengan syirik, didalam surat Al-An’Am: 82
-          Allah memberikan rasa aman ketika kita menghadapi masalah tetapi tetap bersikap “Yakin dan Optimis”
-          Siapapun orang yang menjalani menjalani hidup sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya maka ia akan dapatkan rasa aman di dunia dan akhirat, didalam surat Al-An’am: 82
-          Allah memberikan rasa aman kepada para hamba-Nya yang mu’min dan sholeh dengan cara mengutus malaikat untuk memberikan rasa aman dan menentramkan hati mereka, didalam surat Fushshilat: 30-31
-          Allah memberikan rasa aman bagi hamba-Nya yang mengesahkan-Nya, didalam surat A-Naml: 89 dan surat Al-Anbiya’:103

  1. Al-Muhaimin (Maha Pemelihara)
Al-Muhaimin artinya Allah adalah Dzat yang mengerjakan penciptaan makhluknya, amal perbuatan mereka, rizky dan kematian mereka. Allah mengurusi mereka dengan penglihatan, kekuasaan dan penjagaan-Nya. Dan tidak ada yang bisa melakukan semua itu secara sempurna dan muthlaq kecuali Allah.[17]
Didalam surat hasyr: 23
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لا إِلَهَ إِلاهُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Artinya: “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala keagungan, Maha Suci, Allah dari apa yang mereka persekutukan.”
Khasiat Al-Muhaimin: Membacanya 100 kali sesudah mandi dan menjalankan sholat dalam kesunyian dengan seluruh konsentrasi, maka Allah akan memberikan kemuliaan dan kehormatan selaras dengan keinginannya.[18]
Wujud Al-Muhaimin-Nya:
-          Allah menjaga siapa yang menta’ati-Nya dan Rasul-Nya dan tidak menjaga bagi yang berpaling, An-Nisa’: 80
-          Allah memiliki dan menjaga apa yang di langit dan di bumi, didalam surat An-Nisa’: 123
-          Allah menjga hamba-Nya yang bertawakkal, didalam surat Al-Ahzab: 3
-          Allah melihat dan mengetahui segalanya tentang makhluq-Nya, tanpa satu pun yang tertutupi, seperti saat membaca Al-Qur’an, didalam surat Yunus: 61
-          Dalam sebuah hadist disebutkan: “Sesungguhnya Allah membentangkan tiga buku untuk setiap gerak-gerik seorang hamba walaupun sekecil apa pun. Buku pertama tentang ‘Mengapa?’. Buku kedua tentang ‘Bagaimana?’. Dan buku ketiga tentang ‘untuk siap?’.” Makna hadist ini adalah, ketika seorang hamba melakukan suatu perbuatan, maka ia akan ditanya tentang tiga hal, yakni: mengapa kamu mengerjakan ini, apakah ia untuk Tuhanmu atau karena kecenderungan nafsu keinginanmu?  Jika ia selamat dari pertanyaan pertama ini dan ia melakukan itu karena Tuhannya, maka ia akan ditanya pertanyaan kedua. Bagaimana kamu mengerjakannya, apakah dengan ilmu atau dengan kebohongan dan prasangka? Jika ia selamat dari pertanyaan kedua dan ia melakukan itu dengan ilmu pengetahuan, maka dibentangkan buku yang ketiga. Untuk ssiapa kamu melakukan itu karena mengharap ridha Allah, maka Allah akan meridhainya. Dan jika ia melakukannya karena dunia, maka itulah yang akan diterimanya.   

  1. Al-‘Aziz (Maha Perkasa)
Al-Aziz artinya Dzat yang tidak bisa dikalahkan dan tidak bisa dicegah, tidak ada tandingannya yang maha kuasa dan kuat.[19]
Didalam surat Al-Ahzab: 25
Didalam surat Al-Baqoroh: 260
Didalam surat Al-Maidah: 118
إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Artinya: “Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
Khasiat Al-‘Aziz: Membacanya 100 kali dengan penuh konsentrasi, insya Allah akan mendapatkan kekuatan dan bangkit menyelesaikan masalah, tidak lari dari masalah. Dan membacanya 40 kali selama 40 hari, maka Allah akan memberikan kekayaan dan memberikan kekuatan sehingga tidak memerlukan bantuan seseorang.[20]
Wujud Al-‘Aziz-Nya:
-          Kemenangan peperangan umat islam yang berjumlah 300 melawan orang kafir 3000, didalam surat Ali-Imran: 13
-          Allah perkasa atas kehendak menghancurkan jagat raya ini karena perbuatan manusia, didalam surat Ar-Ruum: 41
-          Allah adalah pemilik tunggal segala kemuliaan, Dia memberikan kemuliaan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, didalam surat Al-Ahzab: 25
-          Rahasia agung kekuatan gaib yang lebih diketahui oleh Allah didalam surat As-Sajadah:6

  1. Al-Jabbar (Maha Kuasa)
Al-Jabbar artinya Allah adalah Dzat yang dapat melaksanakan keinginan dan kehendak-Nya dengan jalan memaksa kepada setiap orang, dan tidak ada sesuatu pun yang dapat mencegah keinginan-Nya. Semuanya ada dalam kekuasaan-Nya, dan tidak ada kemampuan manapun yang sanggup melanggar larangan-Nya.[21]
Didalam surat Hasyr: 23
Didalam surat Maryam: 14
وَبَرًّا بِوَالِدَيْهِ وَلَمْ يَكُنْ جَبَّارًا عَصِيًّا
Artinya: “Dan banyak berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.”
Khasiat Al-Jabbar: Membacanya 21 kali setiap pagi dan sore hari, insya Allah akan terhindar dari ancaman orang-orang dhalim, membaca 10 kali untuk suami istri sebelum melakukan hubungan, maka Allah akan memberikan rizky anak yang sholeh.[22]
Wujud Al-Jabbar-Nya:
-          Segala sesuatu yang Allah perintahkan dan kehendaki maka akan terjadi seperti yang Dia kehendaki, didalam surat Yasin: 82
-          Semua makhluq tunduk dan patuh pada-Nya, seluruh isi langit dan bumi, didalam surat Ali-Imran: 83
-          Allah maha kuasa memberikan menentukan peraturan, perintah dan larangan, didalam surat A-A’raaf: 54
-          Allah berkuasa atas hidup dan mati seserang, didalam surat Ali-Imran: 185

  1. Al-Mutakabbir (Maha Megah)
Al-Mutakabbir artinya Dzat yang memandang yang lainnya dengan pandangan hina dibandingkan diri-Nya, dan dia tidak keagungan, kebesaran dan kesombongan kecuali pada diri-Nya. Tiada yang berhak dan pantas menyombongkan diri kecuali hanya Allah sematakarena Dialah tuhan semesta alam yang kepada-Nya tunduk segala sesuatu.[23]
Didalam surat Hasyr: 23
Didalam surat Al-Jaatsiyah:-Jaatsiyah: 36-37
فَلِلَّهِ الْحَمْدُ رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَرَبِّ الأرْضِ رَبِّ الْعَالَمِين
Artinya: “Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi, Tuhan semesta alam.”
وَلَهُ الْكِبْرِيَاءُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيم
Artinya: “Dan bagi-Nya lah keagungan di langit dan di bumi, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Rasulullah saw bersabda:
البركة مع اكابركم (رواه البيهقى والحاكم)
Artinya: “Keberkahan itu bersama orang-orang besar diantara kamu” (HR. Al-Baihaqi dan Al-Hakim)”
Khasiat Al-Mutakabbir: Bagi pasangan suami istri membacanya sebanyak 10 kali sebelum bersetubuh maka akan mendapatkan anak yang sholeh pemimpin masa depan.[24]
Wujud Al-Mutakabbir-Nya:
-          Rasa semangat yang kita miliki, kemauan dan kerja kerasa kita
-          Kesejahteraan yang melimpah
-          Ilmu
-          Jabatan
-          kedudukan

II. 3 CARA MENGHAFALKAN ASMAUL HUSNA
1.      Metode ini kami sebut "Metode 2-2" Artinya kita menghafalkan dua Asma dalam sekali penghafalan.
Secara lebih detail sebagai berikut:
1. Memiliki daftar Asmaul Husna. Biasanya ada di
belakang sampul mushaf Al-Quran.
 2. Dicetak agar mempermudah penghafalan).
3. Membagi kelompokkan keseluruhan Asma dalam 10 kelompok, yakni:
3. Selanjutnya dari masing-masing kelompok, dibagi lagi menjadi 5 sub
kelompok (pasangan).
4. Dalam menghafal, dapat menyebut Asma - misalnya nomer Asma 1 dan 2 >> AR-RAHMAAN AR-RAHIIM 
(sebagai dzikir) atau menambah YAA di depan Asma (dalam contoh ini menjadi YAA RAHMAN YAA RAHIIM - 
ini seperti contoh di atas dan ini yang kami praktekkan)
5. Hafalkan 1 pasangan terlebih dahulu 
6. Jika Asma no 1 dan 2 sudah benar-benar hafal silakan hafalkan Asma no 3 dan 4. Caranya sama yaitu dengan mengucapkan berulang-ulang.
7. Jika Asma 3 dan 4 sudah hafal jangan terburu-buru menghafal ke pasangan Asma berikutnya (no 5 dan 6).
 Ucapkan kembali Asma nomer 1, 2, 3 dan 4 secara berurutan dan berulang-ulang hingga benar-benar hafal.
8. Jika Asma no 1, 2, 3 dan 4 sudah hafal silakan melanjutkan Asma no 5 dan 6. Jika Asma no 5 dan 6 sudah hafal. 
Ulangi kembali hafalan Asma no 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 berkali-kali sampai benar hafal. Jika sudah hafal baru melangkah ke dua Asma selanjutnya. 
Begitu seterusnya hingga dapat menghafal 10 Asma dalam kelompok (1).
9. Agar tidak terlalu berat beban dalam menghafal. Cukuplah dalam 1
hari Anda menghafal 1 kelompok Asma saja (kecuali masih muda dan/atau
memiliki kemampuan menghafal yang bagus).
2.      Menhafalkan dengan menggunakan tasbih
3.      (istima’) Membiasakan memutarkan lagu Asmaul Husna ,  
karena dengan mendengar secara sering anak akan lebih cepat hafal dengan reflek dari pada dengan paksaan   
4.      Membuatkan permainan kartu sesuai dengan urutan asmaul husna
5.      Menggunakan jari-jari tangan, Jadi untuk menghafalkan 1 kelompok Asma cukup menggunakan 5 jari sebelah kanan.
Contoh kelompok (1)
- Ibu jari : sambil menyebut Asma no 1 dan 2
- Telunjuk : sambil menyebut Asma no 3 dan 4
- Jari tengah : sambil menyebut Asma no 5 dan 6
- Jari manis : sambil menyebut Asma no 7 dan 8
- Kelingking : sambil menyebut Asma no 9 dan 10
Begitu sampai kelingking, kembali lagi ke ibu jari untuk menyebut Asma dari
kelompok (2), demikian seterusnya

NAMA YANG PALING AGUNG MILIK TUHAN
Nama Allah, artinya adalah Ma’luh (tempat bersandar) Ma’bud (disembah, diibadahi). Tidak ada jalan bagi manusia mengenal bagaimana beribadah kepada-Nya kecuali dari jalan para Rasul-Nya.[25]
Kalimat laa ilaha illa Allah adalah kalimat tauhid yang mencakup keseluruhan dari agama yang telah dibawa oleh para rasul sesuai dengan wahyu yang mereka terima, kalimat tersebut adalah kalimat yang paling agung yang mengandung suatu hakikat yang besar. Kalimat tersebut juga yang telah menjadikan seseorang beriman (mu’min) atau murtad (kafir) kalimat tersebut juga menunjukan kemandirian Allah dalam keesaan-Nya.[26]
Didalam surat Maryam: 65
Apakah kamu mengetahui ada orang yang menggunakan nama Allah?
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا فَاعْبُدْهُ وَاصْطَبِرْ لِعِبَادَتِهِ هَلْ تَعْلَمُ لَهُ سَمِيًّا
Artinya: “Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?”

Hal-hal yang menguatkan bahwa “Allah” adalah nama yang agung diantaranya adalah:[27]
  1. Nama tersebut adalah nama bagi Dzat yang Esa sebagaimana yang terdapat di dalam beberapa hadist yang menerangkan mengenai nama Allah yang paling agung.
  2. Nama tersebut banyak sekali disebut dalam al-Qur’an, sebanyak 2724 kali.
  3. Nama lain milik Allah jika disebutkan bersamaan dengan lafadz Allah maka nama yang lain itu hanya berkedudukan sebagai sifat bukan nama Allah, contoh: Allah Al-‘Alim, maka kita tidak dapat mengatakan bahwa diantara sifat-sifat’Alim adalah Allah, tetapi dengan pasti kita menjawab bahwa sifat Allah adalah ‘Alim
  4. Lafazd Allah adalah sebagai nama-Nya yang bersifat global sedangkan nama-nama yang lain adalah sebagai penjelas sifat-sifat Allah  yang bersifat uluhiyah (ketuhanan).
  5. Allah kebanyakan dipanggil dan diserukan dengan menggunakan kalimat Allahumma untuk memohon atau berdo’a, salah satu ayat dalam al-Qur’an do’a yang digunakan nabi isa a.s surat Al-Ma’idah:114
II.5 JUMLAH ASMAUL HUSNA MENURUT BEBERAPA IMAM[28]
No
Imam
Jumlah
1
Walid bin muslim
99
2
Abd. Malik AL-Sona’any
100
3
Abd. Aziz ibn Al-Husain
99
4
Ibnu Mandah
148
5
Al-Asbahani
95
6
Ibnu Hamz
84
7
Ibnu Araby
141
8
Ibnu Al-Wazir
167
9
Ibnu Hajar
99
10
Al-Baihaqi
154
11
Ibnu Utsaimin
99


[1] Al-Damawy Syaifuddin, Mu’jizat Asmaul ‘Uzmah. 2009. Al-mawardi Prima. Jakarta selatan Hlm.
[2] Ibid.,
[3] Said bin Ali, Misteri Asmaul Husnah, 2007. Pustaka Ar-Rayyan. Sidodadi-pajang. Hlm
[4] Al-Damawy Syaifuddin, Mu’jizat Asmaul ‘Uzmah. 2009. Al-mawardi Prima. Jakarta selatan Hlm. 38
[5] Said bin Ali, Misteri Asmaul Husnah, 2007. Pustaka Ar-Rayyan. Sidodadi-pajang. Hlm 40
[6] Mahmuddin. Rahasia di Balik  asmaul Husna. 2008. Mutiara Media. Yogjakarta hlm.
[7] Al-Damawy Syaifuddin, Mu’jizat Asmaul ‘Uzmah. 2009. Al-mawardi Prima.  Jakarta selatan Hlm. 61
[8] Mahmuddin. Rahasia di Balik  asmaul Husna. 2008. Mutiara Media. Yogjakarta hlm.
[9] Mahmuddin. Rahasia di Balik  asmaul Husna. 2008. Mutiara Media. Yogjakarta hlm 63
[10] Ibid,.
[11] Ibid,. hlm 67
[12] Mahmuddin. Rahasia di Balik asmaul Husna. 2008. Mutiara Media. Yogjakarta hlm
[13] Ibid., hlm 70
[14] Ibid.,
[15] Ibid,. hlm 73
[16] Ibid.,
[17] Al-Damawy Syaifuddin, Mu’jizat Asmaul ‘Uzmah. 2009. Al-Mawardi Prima. Jakarta selatan hlm 61
[18] Mahmuddin. Rahasia di Balik asmaul Husna. 2008. Mutiara Media. Yogjakarta hlm
[19] Al-Damawy Syaifuddin, Mu’jizat Asmaul ‘Uzmah. 2009. Al-Mawardi Prima. Jakarta selatan hlm 61
[20] Ibid,.
[21] Mahmuddin. Rahasia di Balik asmaul Husna. 2008. Mutiara Media. Yogjakarta hlm 78
[22] Ibid,.
[23] Ibid,. Hlm 80
[24] Ibid,. Hlm
[25] Said bin Ali, Misteri Asmaul Husnah, 2007. Pustaka Ar-Rayyan. Sidodadi-pajang. Hlm 40
[26] Sulaiman Umar, Al-Asma’ Al-Husnah, 2009. Qishti Press. Jakarta timur. Hlm 26
[27] Ibid,. Hlm 27
[28] Syaifuddin, Mukjizat Asmaul Uzma, 2009. Al-Mawardi Prima. Jakarta selatan. Hlm 384

0 komentar:

Poskan Komentar